Blog

  • Tiga Pilar Kelurahan Gunung Batu Gelar Patroli Kewilayahan, Sambangi Warga dan Berikan Motivasi serta Edukasi Kamtibmas

    KOTA BOGOR – Sinergitas Tiga Pilar Kelurahan Gunung Batu terus diperkuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Bogor. Hal tersebut terlihat melalui kegiatan patroli kewilayahan dan sambang warga yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Batu Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat bersama unsur kelurahan, Babinsa, dan LPM, Jumat (8/5/2026).

    Kegiatan patroli sambang tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap situasi keamanan lingkungan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat. Dalam kegiatan itu, warga diberikan himbauan kamtibmas, motivasi, serta edukasi agar bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah.

    Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan kepada seluruh jajaran agar rutin turun langsung ke tengah masyarakat guna mengetahui kondisi serta permasalahan yang ada di wilayah binaannya.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar di tengah masyarakat merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan pembinaan kepada warga.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin melakukan sambang sekaligus memberikan motivasi dan edukasi terhadap masyarakat di daerah tempatnya bertugas,” ujar AKP Didin Komarudin.

    Berlokasi di Kampung Baru RW 13 Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Batu Aiptu Suyatman terlihat bersinergi bersama Babinsa, Lurah, dan LPM Kelurahan Gunung Batu menyambangi Ketua RW 13, Bapak Halomon, beserta warga masyarakat sekitar.

    Dalam suasana penuh keakraban, petugas mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan curahan hati masyarakat terkait situasi lingkungan maupun persoalan sosial yang ada di wilayah tersebut. Selain itu, warga juga diberikan motivasi untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat kebersamaan antarwarga.

    Petugas juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat), meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta mengajak masyarakat agar tidak segan melapor apabila menemukan permasalahan yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian.

    Melalui kegiatan patroli kewilayahan dan sambang warga ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Gunung Batu dapat terus terjaga secara optimal dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Loji Sambangi Tokoh Agama, Pererat Silaturahmi dan Perkuat Sinergitas Bersama Masyarakat

    KOTA BOGOR – Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Loji Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sambang kepada tokoh agama di wilayah binaannya, Jumat (8/5/2026).

    Kegiatan sambang tersebut merupakan implementasi arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., kepada seluruh jajaran agar rutin turun langsung ke tengah masyarakat guna membangun komunikasi yang baik dan memperkuat kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi dengan tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, meningkatkan sinergitas, serta menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

    “Kunjungan silaturahmi ini untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergitas Polri dengan tokoh agama, dalam upaya menjadikan Indonesia yang lebih baik lagi,” ujar AKP Didin Komarudin.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Loji Aiptu Suherman terlihat menyambangi Ustad Tb Asep selaku pengurus Majelis Al Falak beserta para jamaah lainnya di wilayah RW 06 Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat.

    Melalui pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak para tokoh agama dan jamaah untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Selain itu, tokoh agama juga diajak untuk terus menjadi penyejuk di tengah masyarakat dengan menyampaikan pesan-pesan moral, persatuan, dan toleransi dalam setiap kegiatan keagamaan maupun kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan sambang ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan jamaah Majelis Al Falak, yang mengapresiasi kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan upaya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dengan warga.

    Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Loji maupun Kota Bogor secara umum dapat terus terjaga dengan aman, nyaman, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Marga Jaya Bersama Pengurus Wilayah Sambangi Warga, Berikan Motivasi dan Edukasi Kamtibmas Secara Humanis

    KOTA BOGOR – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polresta Bogor Kota melalui kegiatan sambang yang dilaksanakan langsung oleh para Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Marga Jaya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat bersama pengurus kewilayahan dengan menyambangi warga masyarakat di wilayah Kampung Sawah RW 02, Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Jumat (8/5/2026).

    Kegiatan sambang tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat guna mempererat tali silaturahmi, mendengarkan secara langsung aspirasi maupun keluhan warga, sekaligus memberikan himbauan kamtibmas, motivasi serta edukasi kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan sambang warga merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin melakukan sambang sekaligus memberikan pembinaan terhadap masyarakat di daerah tempatnya bertugas,” ujar AKP Didin Komarudin.

    Ia menambahkan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat sangat penting untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga sehingga solusi maupun himbauan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.

    “Dengan mendatangi masyarakat secara langsung akan lebih mengetahui permasalahan yang ada dan himbauan yang diberikan akan lebih tepat sasaran,” pungkasnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Marga Jaya Aiptu Selamet Riyadi bersama Ketua RT 05 RW 02, Bapak Badri, terlihat aktif berdialog dengan warga masyarakat sekitar. Selain mendengarkan curahan hati warga terkait situasi lingkungan, keduanya juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal.

    Tidak hanya itu, warga juga diberikan edukasi terkait pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya. Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana, gangguan keamanan, maupun permasalahan sosial yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian.

    Sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat, warga juga diinformasikan mengenai layanan pengaduan yang dapat diakses selama 1×24 jam melalui WhatsApp Hotline Aduan Kapolresta Bogor Kota di nomor 0858-8911-0110.

    Melalui kegiatan sambang yang rutin dilakukan tersebut, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bogor, khususnya di wilayah hukum Polsek Bogor Barat.

  • Marsinah, Sosok Yang Pantang Menyerah Memperjuangkan Hak-Hak Pekerja

    Semangat perjuangan Marsinah, sang martir buruh yang menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan, kini menjadi ruh bagi Polda Jawa Barat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Polda Jabar memandang bahwa nilai pantang menyerah yang diwariskan Marsinah bukan sekadar catatan sejarah, melainkan kompas moral dalam memastikan setiap hak tenaga kerja di lingkungan institusi terpenuhi secara utuh. Dengan semangat yang sama, Polda Jabar berkomitmen untuk tidak akan mundur satu langkah pun dalam menegakkan keadilan bagi mereka yang menjadi tulang punggung organisasi.

    Pentingnya menghidupkan kembali etos perjuangan Marsinah ini ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan.S.I.K., M.H. Beliau menyatakan bahwa semangat Marsinah harus bertransformasi menjadi kebijakan yang melindungi. “Kami mengambil pelajaran berharga dari sosok Marsinah; bahwa memperjuangkan hak pekerja adalah panggilan nurani. Jajaran Polda Jabar tidak akan pernah berhenti memastikan setiap hak pekerja terpenuhi tanpa diskriminasi. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan keadilan sosial yang nyata di lingkungan kerja,” tegas Kombes Pol Hendra, Kamis (7/5/2026)

    Highlight pada perjuangan Marsinah ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa pengabaian terhadap hak pekerja adalah bentuk kegagalan kemanusiaan. Polda Jabar melakukan revitalisasi pengawasan internal guna memastikan tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang merugikan pekerja. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap nila i- nilai yang dulu diperjuangkan Marsinah, yakni upah yang layak, perlakuan yang manusiawi, dan perlindungan hukum yang setara bagi setiap buruh maupun personel.

    Di tengah tantangan ekonomi modern, Polda Jabar merespons dengan pendekatan yang lebih humanis dan preventif. Bukan hanya soal pemenuhan hak materi, tetapi juga pengakuan atas martabat pekerja—sesuatu yang diperjuangkan Marsinah hingga titik darah terakhir. Inovasi pada sistem pelaporan dan perlindungan tenaga kerja di internal Polda Jabar dirancang untuk menjadi tameng perlindungan, memastikan bahwa suara-suara pekerja didengar dan aspirasi mereka diakomodasi dengan penuh integritas tanpa rasa takut.

    Sebagai penutup, semangat “Marsinah Muda” harus terus tumbuh dalam setiap kebijakan ketenagakerjaan di Polda Jabar. Perjuangan ini adalah estafet panjang yang memerlukan keteguhan hati. Dengan menjadikan dedikasi Marsinah sebagai inspirasi utama, Polda Jabar bertekad untuk terus berdiri di garis terdepan dalam menjaga keseimbangan antara kewajiban dan hak, demi menciptakan iklim kerja yang harmonis, sejahtera, dan menjunjung tinggi harkat martabat manusia di seluruh wilayah Jawa Barat.

    Bandung, 07 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polda Jabar Kenang Marsinah sebagai Simbol Perjuangan Melawan Ketidakadilan

    Polda Jawa Barat menegaskan bahwa semangat perjuangan Marsinah bukan sekadar memori sejarah, melainkan pengingat pentingnya menjunjung martabat kemanusiaan di lingkungan kerja serta keberanian memperjuangkan hak-hak pekerja secara adil dan bermartabat.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa sosok Marsinah menjadi simbol perjuangan buruh Indonesia yang pantang menyerah dalam memperjuangkan hak pekerja dan keadilan sosial.

    “Marsinah merupakan aktivis serikat buruh independen sekaligus pekerja pabrik jam tangan yang memiliki keberanian dalam menyuarakan aspirasi pekerja. Semangat perjuangannya menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menghormati hak-hak pekerja serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Kombes Pol. Hendra Kamis (07/5/2026)

    Diketahui, Marsinah merupakan salah seorang karyawati PT Catur Putra Surya yang aktif dalam aksi unjuk rasa buruh. Keterlibatannya antara lain menghadiri rapat pembahasan rencana aksi unjuk rasa pada 2 Mei 1993 di Tanggulangin, Sidoarjo.

    Atas jasa dan perjuangannya, pada 10 November 2025, Marsinah bersama Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Polda Jabar berharap semangat perjuangan Marsinah dapat menjadi inspirasi dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, menjunjung hak asasi manusia, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

    Bandung, 07 Mei 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Marsinah, Dari Pabrik ke Sejarah, Melawan Penindasan Tanpa Takut meskipun nyawa taruhannya

    Marsinah menjadi simbol keberanian kaum buruh Indonesia dalam memperjuangkan hak dan keadilan. Sosok buruh perempuan asal Nganjuk, Jawa Timur itu dikenal lantang menolak penindasan terhadap pekerja, meskipun harus menghadapi ancaman besar yang pada akhirnya merenggut nyawanya.

    Marsinah bekerja di sebuah pabrik di wilayah Sidoarjo pada awal 1990-an. Saat itu, ia aktif menyuarakan hak-hak buruh, termasuk soal upah layak dan perlindungan tenaga kerja. Keberaniannya memperjuangkan nasib rekan-rekannya membuat namanya dikenal luas di kalangan buruh.

    Pada Mei 1993, Marsinah dilaporkan hilang setelah melakukan advokasi terhadap pekerja yang menuntut kenaikan upah sesuai aturan pemerintah. Beberapa hari kemudian, ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kasus pelanggaran HAM yang paling dikenang dalam sejarah perjuangan buruh Indonesia.

    Hingga kini, nama Marsinah tetap hidup sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan. Berbagai elemen masyarakat, aktivis, hingga organisasi buruh terus mengenang perjuangannya sebagai inspirasi untuk memperjuangkan hak-hak pekerja dan keadilan sosial.

    Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H menegaskan bahwa semangat perjuangan tokoh seperti Marsinah harus menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa agar menjunjung tinggi hak asasi manusia dan supremasi hukum.

    “Kita semua harus menghormati perjuangan para pejuang keadilan seperti Marsinah. Negara hadir untuk memastikan perlindungan hukum, hak asasi manusia, dan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat. Jangan sampai praktik penindasan terhadap hak-hak pekerja kembali terjadi,” ujar Kombes Pol. Hendra, Kamis (7/5/2026)

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menepis isue hoax yang beredar bahwa marsinah dibunuh dan diculik oleh Polisi.
    Justru Polisi menjadi institusi yang turut menguak kebenaran tentang marsinah.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga situasi yang kondusif serta menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai aturan hukum yang berlaku.
    Perjuangan Marsinah kini tidak hanya dikenang sebagai sejarah kelam bangsa, tetapi juga sebagai simbol keberanian seorang perempuan yang memilih melawan ketidakadilan meski nyawa menjadi taruhannya.

    Bandung, 7 Mei 2026

    Dikeluarkan Oleh Bidhumas Polda Jabar

  • Kapolda Jabar Resmikan Gedung Sat Intelkam Polres Cimahi “38 Setia”

    Kapolda Jabar Resmikan Gedung Sat Intelkam Polres Cimahi “38 Setia”

    Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., secara resmi meresmikan Gedung Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Cimahi yang dikenal dengan nama “38 Setia” dalam sebuah upacara yang berlangsung di Mapolres Cimahi, Rabu (6/5/2026).

    Peresmian gedung ini menjadi momen bersejarah sekaligus penanda babak baru bagi jajaran Sat Intelkam Polres Cimahi dalam menjalankan tugas pelayanan intelijen, pengamanan wilayah, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Kapolda Jabar mengungkapkan rasa syukur yang mendalam di sela-sela acara peresmian. Ia menyebutkan bahwa perjalanan panjang penuh tantangan dan dinamika telah dilalui hingga akhirnya gedung yang megah ini dapat berdiri kokoh dan diresmikan.

    Dengan diresmikannya Gedung Sat Intelkam oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Kapolda Jabar mengatakan bahwa Nama “38 Setia” yang melekat pada gedung ini bukanlah sekadar label administratif atau nama seremonial belaka. Angka 38 dan kata Setia mengandung filosofi yang sangat mendalam dan sakral bagi korps Sat Intelkam Polres Cimahi. Nama tersebut melambangkan dedikasi tanpa batas, loyalitas yang tidak pernah pudar, serta kesetiaan mutlak dalam menjalankan tugas pengintaian, pengamanan wilayah, analisis intelijen, dan pelayanan profesional yang senantiasa berlandaskan integritas tinggi dan rasa tanggung jawab yang besar kepada masyarakat.

    Proses peresmian gedung ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, ditandai dengan serangkaian kegiatan simbolis yang sarat makna. Diawali dengan pemotongan pita oleh Kapolda Jawa Barat sebagai tanda resmi dibukanya gedung untuk operasional. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti yang dibubuhi tinta emas sebagai bukti sejarah yang akan dikenang sepanjang masa. Rangkaian acara ditutup dengan peninjauan langsung oleh Kapolda Jawa Barat ke berbagai ruangan dan fasilitas yang ada di dalam Gedung Sat Intelkam “38 Setia” tersebut, didampingi oleh Kapolres Cimahi dan jajaran pejabat utama Polres Cimahi.

    Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada seluruh jajaran Polres Cimahi, khususnya personel Sat Intelkam yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah dan pantang menyerah dalam mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana yang representatif, modern, dan layak pakai ini.

    “Semoga dengan adanya gedung baru yang megah dan representatif ini, kinerja Sat Intelkam Polres Cimahi semakin optimal, profesional, terukur, dan akuntabel. Ini adalah wujud nyata perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan, kenyamanan, dan kebutuhan personel di lapangan,” ujar Kapolda Jabar.

    Keberadaan Gedung Sat Intelkam “38 Setia” yang baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan terhadap berbagai aspek tugas kepolisian, khususnya di bidang intelijen. Beberapa fungsi strategis yang akan ditunjang secara maksimal antara lain pengumpulan data dan informasi intelijen yang akurat, cepat, dan terkini, pengawasan wilayah yang lebih ketat, terstruktur, dan sistematis, analisis mendalam terhadap potensi gangguan keamanan, serta pencegahan dini terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah hukum Polres Cimahi dan sekitarnya.

    “Harapannya tentunya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat seperti itu. Kami ingin masyarakat Cimahi merasa aman, nyaman, terlindungi, dan dilayani dengan sepenuh hati serta penuh rasa hormat. Gedung ’38 Setia’ ini adalah salah satu bukti nyata komitmen dan keseriusan kami dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, khususnya kepada seluruh warga masyarakat Kota Cimahi,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H

    Acara peresmian yang berlangsung sejak pagi hari tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur penting. Hadir di antaranya para pejabat utama Polres Cimahi, seluruh Kapolsek jajaran, seluruh personel Sat Intelkam Polres Cimahi, serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan unsur Forkopimda Kota Cimahi. Suasana acara tampak berlangsung khidmat, tertib, aman, namun penuh dengan kebersamaan, kehangatan, dan kekeluargaan, mencerminkan sinergi yang harmonis serta hubungan yang baik antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat yang hadir.

  • POLRESTA BOGOR KOTA BERHASIL UNGKAP KASUS PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH WNA

    Kota Bogor- Peristiwa dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 477 KUHPidana yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 22 Maret 2026 sekitar jam 20.45 WIB di Jl. Cendana cluster lv no. 35 kel. Kertamaya kec. Bogor selatan kota Bogor. Peristiwa tersebut bermula ketika korban pergi meninggalkan rumah pada tanggal 18 Maret 2026 untuk liburan ke negara Tiongkok, pada saat itu tidak ada siapapun yang tinggal di dalam rumah tersebut. Kemudian pada hari Minggu, tanggal 22 Maret 2022 sekitar jam 20.49 WIB korban mendapatkan notifikasi dari CCTV terkait adanya orang lain yang masuk kedalam rumahnya, namun korban baru melihat hal tersebut di jam 21.35 WIB, setelah korban melihat hasil rekaman CCTV tersebut, benar bahwa ada orang yang masuk kedalam rumahnya dan melakukan pencurian. Mengetahui hal tersebut korban mencoba menelpon pihak security dan orang tuanya. Kemudian pada jam 22.00 WIB orang tua korban beserta security sampai di TKP, dan benar kondisi rumah sudah berantakan dan barang – barang berharga milik korban sudah hilang. Berdasarkan hasil pengecekan CCTV pelaku berjumlah 4 (empat) orang, Pelaku melakukan hal tersebut dengan cara masuk melalui pagar belakang rumah, kemudian merusak pintu kamar milik korban kemudian mengambil barang – barang berharga milik korban. 

    Korban mengalami kerugian materil adapun barang yang berhasil dicuri sebagai berikut : – 10 (sepuluh) buah Jam Tangan Merk GC; – Logam Mulia 150 Gram; – 5 (lima) Buah Cincin Emas; – 6 (enam) atau lebih Aksesoris Emas; – 3 (tiga) buah Gelang Emas 15 Gram; – Uang Tunai Sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah); – Uang Tunai Pecahan Rp. 2000,- (dua ribu rupiah) dan Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) sebanyak Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah); – 1 (satu) Kunci Cadangan Mobil Mitsubishi Expander; – 1 (satu) buah STNK Motor Honda Vario Nomor Polisi F 5159 LJS; – 3 (tiga) buah SIM, 2 SIM C atas korban dan atas nama istri korban serta 1 SIM A milik istri korban; 1 (satu) buah Liontin emas batu hitam.

  • Kapolda Jabar Pimpin Halal Bihalal Bersama FKPPI dan KBPP Polri, Perkuat Semangat Sauyunan Jaga Lembur

    Kota Bogor- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan Halal Bihalal bersama keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) serta Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri pada Selasa, 5 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Lantai 4 Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Jabar, Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi pasca- Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkokoh sinergitas antara kepolisian dengan organisasi keluarga besar purnawirawan.

    Dalam pelaksanaannya, Kapolda Jabar didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jabar, di antaranya Irwasda, Karo SDM, Dir Intelkam, Dir Binmas, serta Kabid Humas. Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan komitmen serius Polda Jabar dalam merangkul elemen organisasi pendukung Polri untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat. Suasana penuh kehangatan menyelimuti pertemuan tersebut, di mana para pengurus FKPPI dan KBPP Polri berdialog langsung dengan pimpinan tertinggi kepolisian di Jawa Barat.

    Pada kesempatan tersebut, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menekankan pentingnya peran strategis FKPPI dan KBPP Polri sebagai perpanjangan tangan kepolisian di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa seluruh anggota organisasi ini harus menjadi pelopor dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang muncul di lingkungan terkecil sekalipun.

    Secara khusus, Kapolda Jabar menggarisbawahi nilai kearifan lokal dalam menjaga keamanan dengan filosofi “Sauyunan Jaga Lembur”. Beliau menyatakan bahwa seluruh anggota FKPPI dan KBPP Polri memiliki semangat yang sama untuk saling bekerja sama dan bergotong-royong dalam menjaga lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. Semangat “Sauyunan” ini dinilai sangat relevan untuk diaplikasikan guna memastikan setiap sudut wilayah Jawa Barat tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

    Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menegaskan bahwa peran sebagai garda terdepan keamanan bukan sekadar imbauan, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap anggota FKPPI dan KBPP Polri. Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan koordinasi antara Polda Jabar dan keluarga besar purnawirawan semakin solid, sehingga segala potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah secara dini melalui semangat kebersamaan yang telah terbina dengan sangat baik.

  • Polda Jabar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Jelang Pendakian Gunung Gede Bersama Kapolda Jabar

    Kota Bogor- Dalam rangka memastikan kesiapan fisik dan kesehatan personel menjelang kegiatan pendakian Gunung Gede bersama Kapolda Jawa Barat, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pejabat utama dan anggota Polda Jabar.

    Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) bertempat di Aula Masjid Al-Aman Polda Jabar, dan diikuti oleh Pejabat Utama serta personel Polda Jabar yang akan turut serta dalam agenda pendakian.

    Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis, meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi fisik umum, kesehatan jantung, serta pemeriksaan penunjang lainnya guna memastikan seluruh peserta dalam kondisi prima dan layak mengikuti kegiatan pendakian.

    Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan bentuk perhatian pimpinan terhadap keselamatan personel, mengingat pendakian gunung membutuhkan stamina, ketahanan fisik, serta kesiapan mental yang baik.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Jabar untuk mengutamakan keselamatan dan kesiapan seluruh peserta sebelum melaksanakan kegiatan pendakian.

    “Pemeriksaan kesehatan ini penting dilakukan untuk memastikan seluruh pejabat dan personel yang akan mengikuti pendakian Gunung Gede bersama Kapolda Jabar berada dalam kondisi sehat dan prima. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pembinaan fisik dan kesehatan personel agar selalu siap dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian maupun kegiatan pembinaan jasmani lainnya.

    “Selain untuk persiapan pendakian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kesehatan personel Polda Jabar, sehingga seluruh anggota tetap terjaga kebugarannya dan siap menjalankan tugas secara maksimal,” tambahnya.

    Dengan dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti pendakian Gunung Gede bersama Kapolda Jabar dengan kondisi sehat, aman, serta kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.